Jumat, 30 Mei 2014

terimakasih, ibu


peluh keringat sudah seringkali menyelimuti ragamu
dan sungai kecil yang terkadang mengalir di pipimu
sudah menjadi saksi dari tulusnya pengorbanan mu
resah dan gelisah sudah seringkali menghampirimu
bila saja kau teringat dengan kami malaikat kecilmu
dengan tekad yang kuat, engkau terus menelusuri jalan hidup ini
rasa lelah yang teramat menyita tubuh mu,
tak menjadikanmu penghalang untuk terus berjuang
kerasnya kehidupan saat ini tak mampu menggoyahkan semangat hidupmu
bahu mu yang mulai terasa kaku, 
bukan lagi pantangan yang mencuri perhatianmu
tak kau hiraukan betapa sulitnya hidup di dunia ini
yang terpenting untukmu, adalah bahagia kami
senyum malaikat kecilmu
yang selalu menjadi lampang pantang menyerahmu

ibu, terimakasih untuk perjuanganmu selama ini
kelak, suatu saat nanti aku yang akan menjadi kaki untuk tiap langkahmu
aku yang akan menjadi tangan untuk setiap bebanmu
dan aku pula yang akan menjadi nafas yang kau hembuskan atas perjuanganmu selama ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar